Postingan Terbaru

9 Cara Memilih Sayuran yang Segar dan Sehat

Photo by Solare Flares from Pexels

nurseha.Com– Tubuh yang sehat merupakan keinginan setiap orang. untuk itu, dibutuhkan usaha yang tidak mudah. Selain menerapkan pola hidup sehat, Anda juga harus pandai bagaimana cara memilih sayuran yang baik untuk dikonsumsi, karena sayuran yang berkualitas sangat bagus untuk kesehatan tubuh kita.

Bila ingin memiliki tubuh sehat dan bugar, Anda disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi jenis-jenis makanan yang mengandung nutrisi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh, seperti yang terkandung dalam sayuran.

Berikut ini merupakan bagaimana tips untuk memilih Sayuran yang Baik dan Segar
1. Perhatikan warna sayuran
Ketika Anda memilih sayuran, hal pertama yang Anda perhatikan adalah warna dari sayuran tersebut. Cara memilih sayuran yang baik adalah sayuran yang masih memiliki warna cerah atau warna aslinya. Sebab, sayuran yang sudah berubah warna menunjukkan bahwa sayuran tersebut sudah tidak segar lagi. Dan bisa jadi kandungan nutrisi dan vitaminnya sudah berkurang.

Sayuran yang berubah warna di antarannya wortel dan kentang yang memiliki warna hijau di pangkalnya, dan sayuran berdaun hijau yang mulai menguning.

2. Sayuran berdaun tidak layu
Cara mudah untuk mengetahui sayuran yang masih bagus atau tidak dilihat dari warna dan kesegarannya. Sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, selada, sawi, yang masih bagus biasanya memiliki tekstur yang mesih keras dan warnanya yang hijau cerah dan segar. Sementara sayuran yang tidak bagus terlihat layu dan berubah warna.
Sayuran yang masih segar biasanya baru dipanen dan tidak melalui perjalanan yang lama.

3. Sayuran yang bebas pestisida
Biasanya di dalam sayuran terdapat ulat kecil yang suka memakan daun-daun sayuran, sehingga menyebabkan daun pada sayuran tidak utuh dan sempurna lagi. Akan tetapi, hal tersebut ternyata sangat baik untuk kesehatan Anda. Sebab, jika daun pada sayuran dimakan ulat, itu menandakan bahwa sayuran bebas dari pestisida. Oleh sebab itu, ketika memilih sayuran, Anda harus memilih sayuran yang memiliki daun tidak utuh, alias bolong-bolong.

Selain itu, ciri sayuran yang disemprot pestisida akan terlihat bercak putih yang mengering pada permukaan daunnya.

4. Sayuran yang belum dibersihkan
Salah satu cara memilih sayuran yang baik dan segar selanjutnya adalah carilah sayuran yang masih berakar dan belum dicuci oleh pedagang sayur. Hal ini dikarenakan sayuran yang masih belum dibersihkan cenderung lebih segar dan tidak mudah layu dan busuk. Selain itu, kandungan air di dalamnya juga masih tetap terjaga dengan baik.

5. Sayuran tidak keriput
Ketika Anda membeli sayuran umbi-umbian seperti bawang, kentang, wortel, ubi, bengkoang, sebaiknya hindari jika sayuran dalam kondisi keriput, lembek, memar, berlubang, bertunas, dan tidak keras.

Cara memilih sayuran yang baik, pilihlah sayuran umbi-umbian yang masih bertekstur keras dan aromanya masih segar. Misal, bawang putih yang segar adalah bawang yang memiliki warna putih dan bersih, tidak bertunas, kulit bawang tidak keriput dan tidak berwarna kekuningan.

6. Tidak lembek dan berbau
Saat memilih sayuran buah seperti tomat, terong, ketimun, paprika, dan sayuran buah lainnya, perhatikan dengan cermat. Bagaimana caranya?

Cara memilih sayuran yang baik cukup memerhatikan kondisinya, bila sayuran buah ini pecah, robek, lembek, berair, berjamur dan berbau, ini tandanya tidak layak untuk Anda kondumsi.

7. Belanja sayur di pasar petani
Cara memilih sayuran yang baik di supermarket jelas layak, tetapi belanja di pasar petani lebih layak dan lebih cerdas secara finansial, karena harganya lebih murah.

Selain itu, belanja sayuran di pasar petani lebih terjamin kesegarannya, karena baru saja di panen dari ladang. Keuntunyan lainnya, sayuran yang Anda dapat secara langsung memiliki waktu pembusukan lebih lama.

8. Belanja sayuran dipagi hari
Cara memilih sayuran yang baik berikutnya butuh perjuangan, kaena Anda harus bangun pagi. Ini biasanya dilakukan oleh penjual sayur demi mendapatkan sayuran yang masih segar.

Selain masih segar, membeli sayuran di pagi hari membuat Anda mudah memilih sayuran yang masih lengkap, alias belum kehabisan. Tentu ini menyenangkan, bukan?

9. Pilihlah sayuran organik
Mengonsumsi sayuran organik tentu menyehatkan, karena bebas dari paparan pestisida yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Lantas bagaimana cara memilih sayuran organik?

Sayuran organik biasanya bolong-bolong karena bekas gigitan ulat
Sayuran organik memiliki warna yang lebih cerah daripada sayuran non-organik
Tidak ada bercak putih atau pestisida yang mengnering pada permukaan sayuran
Sayuran organik di supermarket biasanya terdapat stiker atau segel organik bersertifikat.
Membeli sayuran langsung dari petani atau pasar tradisional, karena Anda bisa bertanya secara langsung tentang kualitas sayuran.
Tips Menyimpan Sayuran yang Benar
Selain cara memilih sayuran yang baik, penting pula bagaimana cara menyimpan sayuran yang baik dan benar seperti berikut ini:

Sebelum disimpan dalam kulkas, bersihkan dan cuci sayuran terlebih dahulu dari akar, tanah, dan daun yang menguning.
Pilih wadah yang tepat untuk sayuran, seperti kertas dan plastik
Jangan menyimpan sayuran dan buah dalam penyimpanan yang sama. Bila dicampur, buah dapat menyebabkan sayuran hijau berubah warna
kuning selama proses pematangan.
Simpan sayuran segar terpisah dari daging mentah, unggas dan ikan.
Simpan potongan buah dan sayuran dalam kantong plastik tertutup atau
rutin membersihkan wadah di kulkas.
Simpan sayuran umbi-umbian dan buah-buahan segar yang membutuhkan
pematangan pada suhu yang lembab dan kering.


itulah bebrapa cara untuk memilih sayuran yang baik, tentu Anda bisa membedakan mana sayuran yang masih segar dan yang tidak. Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan kepada teman dan keluarga anda.


7 Manfaat Tak Terduga dari Makan Pisang


Photo by Dom J from Pexels

Nurseha.Com– buah pisang Merupakan buah yang Biasa kita konsumsi sehari-hari, Berdasarkan cara mengkonsumsi buahnya, pisang dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu pisang meja (dessert banana) dan pisang olah (plantain, cooking banana). Pisang meja dikonsumsi dalam keadaan segar tanpa melalui proses pengolahan, seperti pisang ambon, pisang susu, pisang raja, pisang seribu, dan pisang sunripe. Pisang olahan dikonsumsi setelah melalui proses pengolahan makanan, seperti digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak. Pisang yang termasuk dalam golongan pisang olahan adalah pisang kepok, pisang siam, pisang kapas, pisang tanduk, dan pisang uli, dll.(wikipedia)

Buah pisang dapat diolah menjadi berbagai produk makanan ringan, seperti sale, kue, dan arak. Olahan pisang yang cukup populer antara lain kripik pisang (Lampung), sale pisang (Bandung), pisang molen (Bogor), dan epe (Makassar), dan arak (Amerika Latin).

Berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari makan pisang

Di dalam buah pisang terdapat banyak sekali nutrisi sehat seperti potasium, kalium, serat, zat besi, magnesium, dan berbagai macam vitamin. Hal ini membuatnya masuk dalam daftar makanan superfood yang kaya akan manfaat kesehatan.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika kita rajin mengonsumsi pisang.

1. Baik bagi kesehatan otak

Pisang mempunyai kandungan gizi lebih tinggi dibandingkan apel. Buah pisang mengandung mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin, yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak.

Selain itu, di dalam pisang juga tinggi kandungan magnesium. Kandungan ini bisa membuat fungsi otak semakin meningkat karena akan membuat sel-sel di antara otak bisa saling berkirim sinyal dengan lebih baik. Magnesium juga akan memastikan reseptor n-methyl-d-aspartate (NMDA) yang bisa membuat perkembangan otak pada anak-anak semakin maksimal. Hal ini juga akan membuat kemampuan belajar dan daya ingat meningkat dengan drastis.

2. Bisa menyediakan energi

Di dalam pisang terdapat kandungan gula alami dan serat yang bisa membuat tubuh menjadi lebih berenergi. Hal ini berarti, jika kita mengonsumsinya sebagai cemilan atau saat merasa lapar, akan membuat tubuh menjadi kembali bertenaga untuk melakukan berbagai macam hal.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa makan dua buah pisang bisa menyediakan energi yang cukup bagi tubuh untuk berjalan dalam waktu 90 menit. Hal ini berarti, energi yang disediakan buah ini memang cukup besar.

3. Bisa memperlancar saluran pencernaan

Pisang tinggi kandungan serat. Kandungan ini dikenal luas baik bagi kesehatan pencernaan karena bisa mencegah datangnya masalah sembelit, kembung, dan gangguan pencernaan lainnya. Jenis serat yang ada di dalam pisang adalah serat pektin yang juga bisa membuat risiko terkena kanker usus besar bisa ditekan dengan signifikan.

4. Bisa mengendalikan kadar gula darah

Meskipun memiliki rasa yang manis, pisang justru akan membantu mengendalikan kadar gula darah tetap seimbang. Hal ini disebabkan oleh keberadaan serat pektin yang bisa membantu tubuh menjalankan fungsi ini. Selain itu, dengan mengonsumsi pisang sebagai camilan, bukannya camilan tidak sehat lainnya, akan menjaga asupan kalori dan gula tidak berlebihan.

American Diabetic Association menyebut konsumsi pisang secara teratur bisa membantu mencegah datangnya diabetes dengan efektif.

5.Tinggi kandungan antioksidan

Di dalam pisang terdapat kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Tak hanya akan membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat dan melawan paparan buruk radikal bebas, pakar kesehatan menyebut antioksidan ini bisa meningkatkan produksi hormon dopamine dan katekin yang bisa mencegah datangnya stres dan peradangan.

6.Baik untuk diet

Di dalam pisang terdapat kandungan karbohidrat berjenis resistant starch yang bisa membuat perut kenyang dalam waktu yang lama. Hal ini berarti, makan pisang sebagai bagian dari menu makanan harian atau camilan bisa membantu menurunkan berat badan.

7.Bisa mengatasi stres

Kandungan asam amino triptofan dan vitamin B6 bisa merangsang produksi hormon serotonin di dalam tubuh yang menghilangkan stres, memperbaiki suasana hati, membuat pikiran dan tubuh menjadi rileks, dan akhirnya berimbas pada sensasi lebih bahagia.

itulah beberapa manfaat dari buah pisang, jika artikel ini bermanfaat silahkan share kepada teman dan keluarga anda.


7 Kebiasaan Yang Dapat Merusak Ginjal


Ginjal

Nurseha.Com– Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya.

Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal

Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita.

  1. Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam

Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ada banyak sekali makanan kemasan yang juga tinggi garam seperti keripik, biskuit, dan lain-lain. Sayangnya, kita tidak menyadarinya karena rasanya belum tentu asin.

Tak hanya bisa meningkatkan tekanan darah. Makanan tinggi garam juga bisa membebani ginjal dan akhirnya menurunkan fungsinya dengan signifikan. Bahkan, pakar kesehatan James Simon dari Cleveland Clinic menyebut hobi mengonsumsi makanan tinggi garam bisa memicu peningkatan risiko terkena batu ginjal.

Demi menjaga kondisi tubuh, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi asupan garam maksimal 2.300 mg saja setiap hari.

  1. Malas Memeriksa Tekanan Darah Secara Teratur

Tekanan darah memiliki pengaruh besar bagi kondisi ginjal secara keseluruhan. Jika kita mengalami masalah tekanan darah tinggi yang tak terkendali, maka hal ini bisa memicu kerusakan pada pembuluh darah yang ada pada ginjal dan akhirnya merusak organ ini. Masalahnya adalah banyak orang yang bahkan tidak menyadari dirinya mengalami masalah tekanan darah tinggi karena tidak pernah memeriksakannya.

Pastikan untuk rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah setidaknya setahun dua kali demi mengetahui kondisi tekanan darah dalam tubuh dan menerapkan gaya hidup sehat demi menjaga keseimbangannya.

  1. Masih Merokok

Rokok bisa memberikan dampak kesehatan yang sangat besar bagi hampir semua bagian dan organ tubuh. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam memicu peningkatan tekanan darah dan merusak pembuluh darah, termasuk yang ada di ginjal. Sebuah penelitian membuktikan bahwa hobi merokok hingga 16 tahun lamanya bisa meningkatkan risiko kanker ginjal hingga 40 persen!

  1. Kurang minum

Tak hanya akan menyebabkan rasa haus atau dehidrasi, kurang minum juga bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal dengan signifikan. Hal ini disebabkan oleh ginjal yang harus bekerja dengan keras untuk menyaring darah yang jauh lebih kental akibat tidak seimbangnya cairan tubuh. Hal inilah yang kemudian akhirnya menurunkan fungsinya dengan signifikan.

  1. Sembarangan minum obat

Sembarangan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit tanpa memperhatikan dosis atau saran dokter bisa memicu kerusakan ginjal. Konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang tanpa pengawasan dokter juga bisa menyebabkan hal yang sama. Hal ini disebabkan oleh ginjal yang harus bekerja dengan keras demi mengolah obat-obatan ini sehingga akhirnya rentan mengalami kerusakan.

  1. Kurang Tidur

Kurang tidur akan membuat ginjal menjadi lebih tegang dan tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Hal ini dapat berimbas pada kerusakan organ ini dengan signifikan.

  1. Hobi Mengonsumsi Alkohol

Tak hanya bisa menyebabkan kerusakan atau penyakit pada hati, hobi mengonsumsi minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ginjal kronis hingga dua kali lipat!

itulah kebiasaan yang dapat memicu/menyebabkan Kerusakan Pada Ginjal, Oleh karena itu Alangkah Baiknya jika jika merubah kebiasaan yang tidak Baik untuk kesehatan Kita.

9 Makanan dan Minuman Pemicu Kanker


sel kanker
cancer cell

Nurseha.com
  - Kanker dikenal oleh masyarakat sebagai Penyakit tumor, padahal tidak semuanya Tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal di bagian tubuh, dan terbagi dalam dua golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas, dan Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas. kanker merupakan penyakit yang paling berbahaya dan ditakuti karena tingkat kesembuhannya yang sangat minim.

Sebenarnya setiap orang mungkin memiliki sel kanker didalam tubuhnya yang tidak terdeteksi oleh pemeriksaan medis secara standart.  Akan tetapi Selama natural killer cell (sel NK) dan sel T pada sistem kekebalan tubuh dalam kondisi yang kuat dan jumlahnya banyak, maka sel kanker tidak akan berkembang melebihi ambang batas sampai bisa menjadi penyakit kanker.

Oleh karena itu alangkah baiknya jika kita melakukan pencegahan agar terhindar dari Penyakit ini, berikut ini merupakan makanan dan minuman yang dapat memicu penyakit kanker

1. Minuman Bersoda 

Minuman bersoda  rasanya memang enak dan menyegarkan, terlebih jika disajikan dalam kondisi dingin. akan tetapi faktanya minuman bersoda termasuk minuman yang paling tidak baik bagi kesehatan kita.

Kandungan gula di dalam minuman bersoda sangatlah tinggi. Apalagi jenis gula yang ada di dalam minuman ini adalah sirup jagung yang tinggi kandungan fruktosa. Gula ini sangatlah pekat dan cenderung sulit dicerna oleh tubuh.

Jika kita sering mengonsumsinya, organ pencernaan, khususnya hati akan bekerja dengan sangat keras demi mengolahnya. Ditambah dengan paparan bahan pewarna buatan di dalam minuman ini, maka risiko untuk memicu datangnya kanker di organ pencernaan akan meningkat.

2. Makanan dengan bahan tepung putih

Makanan dari bahan tepung putih seperti pasta, roti, dan berbagai macam kue bisa dengan mudah kita temui setiap hari. Masalahnya adalah di balik kenikmatan makanan-makanan ini, ada peningkatan risiko kanker jika kita terlalu sering mengonsumsinya. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahan tepung putih yang menggunakan beberapa bahan kimia yang berpotensi meningkatkan risiko terkena kanker.

Selain itu, cukup banyak makanan dengan kandungan tepung putih yang tinggi kandungan gula, kandungan yang bisa memicu datangnya peradangan pada tubuh jika terlalu banyak dikonsumsi.

3. Keripik kentang
Keripik kentang, khususnya yang sudah dikemas dengan berbagai varian rasa yang menarik ternyata juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker jika sering dikonsumsi, lho. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan lemak trans, bahan pengawet, serta garam di dalamnya.

Selain itu, proses pengolahan kentang dengan suhu tinggi ternyata juga bisa memicu munculnya kandungan akrilamida. Salah satu kandungan yang bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan datangnya kanker.

4. Margarin

Margarin yang sering kita jadikan bahan pembuat kue ternyata juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahannya yang menggunakan minyak dalam suhu tinggi yang akhirnya bisa memicu munculnya zat kimia berjenis lycidol serta 3-MCPdare yang bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan datangnya kanker.

5. Popcorn yang diolah di dalam microwave
Popcorn yang diolah dengan menggunakan microwave memang memiliki rasa yang enak, namun pakar kesehatan menyebut makanan ini sudah memiliki kandungan zat kimia PFOA yang merupakan salah satu bahan bersifat karsinogen. Selain itu, kita juga bisa menemukan bahan kimia lain seperti diacetyl di dalam popcorn ini. Bahan ini juga bisa memicu datangnya kanker.

6. Daging merah
Meski tinggi nutrisi, daging merah memang sebaiknya kita batasi konsumsinya karena bisa memicu datangnya berbagai macam masalah kesehatan seperti kanker, obesitas, dan lain-lain jika sering dikonsumsi. Bahkan, jika kita cenderung hobi mengonsumsi daging bakar, risiko terkena kanker pankreas bisa naik hingga 60 persen!


Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh perubahan sifat genetik di dalam sel tubuh. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya perubahan ini adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan instan, makanan berlemak, dan minuman beralkohol.

Menurut beberapa penelitian, makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan risiko berkembangnya kanker di dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi terlalu sering. Inilah tiga makanan dan minuman utama yang diduga dapat meningkatkan risiko kanker.

Waspadai Makanan dan Minuman Pemicu Kanker - Alodokter

7. Daging Merah

Yang termasuk daging merah, antara lain daging sapi, babi dan daging kambing. Jenis daging ini memang sumber protein dan mineral yang baik, tetapi mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak daging merah juga ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus, kanker pankreas, dan kanker prostat.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) pun turut memastikan bahwa konsumsi daging merah terlalu banyak dapat memperbesar peluang seseorang untuk terkena kanker. Tak hanya itu, produk olahan daging merah seperti ham, sosis, bacon, dan daging asap bahkan dikategorikan sebagai bahan karsinogenik. Artinya, zat yang terkandung di dalam bahan tersebut terbukti dapat menyebabkan kanker.

Selain itu, cara mengolah daging merah sendiri juga dianggap berpengaruh pada risiko kanker. Memanggang, membakar, dan menggoreng daging diduga dapat memproduksi zat yang bersifat karsinogenik. Oleh karena itu, metode memasak dengan mengukus dan merebus dianggap sebagai cara yang lebih sehat untuk memasak daging merah.

Mengonsumsi daging merah sebetulnya boleh saja, asal dibatasi jumlahnya. Jumlah harian yang diperbolehkan untuk daging merah dan produk daging olahan adalah sekitar 70 gram. Atau kamu bisa mengganti daging merah dengan jenis daging lain yang lebih sehat, yaitu daging ayam tanpa lemak dan ikan.

8. Makanan dan Minuman Instan

Penelitian menemukan bahwa sebagian kemasan makanan ringan mengandung bahan yang berpotensi memicu kanker, yaitu akrilamida. Bahan ini juga dapat terbentuk saat makanan yang kaya karbohidrat (mengandung tepung dan gula) seperti kentang, diolah dengan suhu yang tinggi.

Selain itu, bahan lain yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman instan juga diduga memiliki potensi untuk menyebabkan kanker. Beberapa bahan ini yaitu:

a. Pemanis buatan
Pada penelitian terhadap hewan, kombinasi pemanis buatan sakarin dan siklamat diketahui dapat menyebabkan kanker kandung kemih. Namun, hasil studi lebih lanjut belum memberikan bukti yang jelas apakah ada hubungan antara pemanis buatan dan kanker pada manusia.
b. Bahan pengawet
Sodium benzoat adalah bahan pengawet yang umumnya ditambahkan pada makanan asam dan minuman bersoda. Sodium benzoat dalam minuman ringan dapat bereaksi menjadi benzene jika dipadukan dengan vitamin C. Bahan inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai salah satu pemicu kanker.
c. Sodium nitrat
Ini adalah zat aditif atau zat tambahan yang biasanya terdapat pada daging yang diawetkan, seperti daging kalengan atau sosis. Mengonsumsi makanan yang mengandung sodium nitrit berkadar tinggi diduga dapat memicu kanker lambung.
Baca label kemasan sebelum mengonsumsi makanan dan minuman instan untuk mengetahui apakah terdapat kandungan zat-zat di atas.

9. Minuman Keras

Minuman keras atau beralkohol dapat menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, kanker payudara, kanker usus, kanker pankreas, serta kanker hati.

Untuk mencegah dan mengurangi risiko terkena kanker, penting untuk menjalani pola hidup sehat dan menjauhi makanan dan minuman pemicu kanker. Rutin mengonsumsi makanan sehat seperti makanan berserat dan makanan yang kaya akan antioksidan, rajin berolahraga,waktu istrahat yang teratur, berhenti merokok, dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check up) ke dokter secara berkala merupakan langkah pencegahan kanker yang dapat dilakukan.

itulah daftar makanan dan minuman Yang dapat memicu kanker. sebenarnya sah-sah saja sih untuk mengkonsumsinya, intinya tidak mengkonsumsi secara berlebihan atau terlalu sering.


Google Maps Sudah Merekam 98% isi Bumi

 

Google Maps Sudah Merekam 98% Isi Bumi

                           google maps berhasil merekam 98% populasi bumi
Google Maps adalah layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, Naik Sepeda, Mengendarai mobil, atau angkutan umum. (wikipedia)
Google Maps untuk seluler dirilis pada bulan September 2008. Pada Agustus 2013, Google Maps bertekad untuk menjadi aplikasi yang paling populer di dunia untuk ponsel cerdas, dengan lebih dari 54% dari pemilik ponsel cerdas di seluruh dunia telah menggunakannya setidaknya sekali.

Dilaporan google terbaru menyebutkan bahwa google Street View telah berhasil mengumpulkan gambar lebih dari 10 juta mil atau setara dengan 16 juta kilometer. Jarak itu juga sama dengan jarak 400 kali mengelilingi bumi.

Data lainnya menunjukkan bahwa Google Earth melalui satelit nya sudah berhasil merekam bumi dengan jangkauan 36 juta mil persegi atau setara dengan 57,9 juta kilometer permukaan bumi. Angka ini sudah mencakup 98% dari populasi bumi.

Hanya tinggal 2% saja wilayah bumi yang belum terekam oleh satelit google. Untuk Google Street sendiri google merekam gambar menggunakan kamera yang diangkut dengan  Menggunakan berbagai macam alat transportasi, seperti Menggunakan mobil,unta dan manusia sendiri, tentunya ini untuk menjangkau Lokasi yang sempit dan tidak bisa dilalui oleh transportasi umum.

Ethan Russel selaku Director of Products Google Maps mengatakan bahwa "citra gambar adalah segalanya bagi kami, karena ini merupakan pondasi dasar untuk proses keseluruhan dalam pemetaan".

Hasil dari keseluruhan citra tersebut menghadirkan fitur Google Maps menjadi lebih akurat, menggambarkan secara jelas kondisi dan situasi lokasi tersebut. Sehingga hal inilah yang menyebabkan Google Maps bisa dijadikan sebagai acuan untuk mencari rute jalan terbaik bagi para pengendara mobil, motor, sepeda, kendaraan umum maupun pejalan kaki.

Dilihat dari sejarahnya, sebenarnya Google Maps adalah bukan ide murni dari google itu sendiri. Di tahun 2004,  2 orang bersaudara berkewarganegaraan Denmark Lars dan Eilstrup Rasmussen ini lah yang menyampaikan ide pembuatan peta digital yang tidak statis, tetapi bisa dipergunakan untuk mencari lokasi dan view nya bisa diperbesar .

Google sangat tertarik dengan ide mereka berdua, maka google membeli perusahaan where 2 technologies yang dimiliki oleh 2 orang bersaudara asal Denmark tersebut. Kemudian google juga membeli perusahaan software keyhole, yang merupakan perusahaan software untuk visualisasi bumi yang mana merupakan cikal bakal dari Google Earth.

Setelah mengakusisi 2 perusahaan tersebut, google membentuk suatu tim yang beranggotakan 50 orang untuk mengerjakan project Google Maps. dan Pada tanggal 8 Februari 2005 Google Maps resmi diliris untuk pertama kalinya di Amerika dan Inggris. hingga Merambah ke semua Negara.